JALUR AKTIVASI KOMPLEMEN

DITULIS OLEH : SALMA TSAMROTUL FUADAH
KELAS : 2J

NIM : 1604015199

JALUR AKTIVASI KOMPLEMEN
Sistem komplemen dapat diaktifkan melalui dua jalur, yaitu jalur klasik dan jalur alternatif. Aktivasi tersebut melalui suatu proses enzimatik yang terjadi secara berantai, berarti produk yang timbul pada satu reaksi akan merupakan enzim untuk reaksi berikutnya. Caranya ialah dengan dilepaskannya sebagian atau mengubah bangunan kompleks protein tersebut (pro enzim) yang tidak aktif  menjadi bentuk aktif (enzim). Satu molekul enzim yang aktif mampu mengakibatkan banyak molekul komplemen berikutnya. Cara kerja semacam ini disebut the one hit theory. Secara garis besar aktivasi komplemen baik melalui jalur klasik maupun jalur alternatif terdiri atas tiga mekanisme, a) pengenalan dan pencetusan, b) penguatan (amplifikasi), dan c) pengakhiran kerja berantai dan terjadinya lisis serta penghancuran membran sel (mekanisme terakhir ini seringkali juga disebut kompleks serangan membran) Aktivasi jalur klasik dicetuskan dengan berikatannya C1 dan kompleks antigen-antibodi, sedangkan aktivasi jalur alternatif dimulai dengan adanya ikatan antara C3b dengan berbagai zat aktivator seperti dinding sel bakteri. Kedua jalur bertemu dan memacu terbentuknya jalur serangan membran yang akan mengkibatkan lisisinya dinding sel antigen.

Continue reading “JALUR AKTIVASI KOMPLEMEN”

Gangguan Autoimun

Ditulis oleh EKA HARYANTI PUTRI
(1604015029)

Gangguan Autoimun

DEFINISI
Gangguan autoimun adalah kegagalan fungsi sistem kekebalan tubuh yang membuat badan menyerang jaringannya sendiri. Sistem imunitas menjaga tubuh melawan pada apa yang terlihatnya sebagai bahan asing atau berbahaya. Bahan seperti itu termasuk mikro-jasad, parasit (seperti cacing), sel kanker, dan malah pencangkokkan organ dan jaringan. Continue reading “Gangguan Autoimun”

IMUNONUTRISI

Ditulis oleh Fitri Istikhomah (1604015349)
Imunonutrisi
•Definisi imunonutrisi
Imunonutrisi adalah pemberian nutrien spesifik yang bertujuan memodulasi fungsi imunologi tubuh. Formula imunonutrisi atau lazim disebut immune-enhancing formula (IEF) mencakup arginine, glutamin , asam nukleat , and asam lemak omega-3 . Target utama imunonutrisi ini pada umumnya adalah untuk melindungi dan merangsang sistem kekebalan tubuh dengan tujuan mengurangi komplikasi infeksi, mengurangi kegagalan multiorgan, mengurangi waktu pada ventilasi mekanik, dan memperpendek masa rawat-inap di RS dan ICU dan untuk memperkuat fungsi pertahanan mukosa, respon imun seluler dan antibodi serta terhadap terjadinya inflamasi lokal maupun sistemik.

Continue reading “IMUNONUTRISI”

Imunstimulan

Ditulis Oleh Febri Romansyah (1604015379)
IMUNOSTIMULAN
•Imunostimulan ditujukan untuk perbaikan fungsi imun pada kondisi-kondisi imunosupresi. Kelompok ini mempengaruhi respon imunitass selular dan humoral. Kelemahannya adalah obat ini memiliki efek yang menyeluruh dan tidak spesifik untuk jenis sel atau antibodi tertentu. Selain itu efek umumnyanya lemah. Indikasi penggunaan imunostimulan adalah keganasan, AIDS, infeksi kronik, yang terutama melibatkan sistem limfatik.

Continue reading “Imunstimulan”

IMUNOSUPRESAN

Ditulis oleh Muhammad Andika (1604015089)
IMUNOSUPRESAN
#Pengertian
Imunosupresan adalah kelompok obat yang digunakan untuk menekan respon imun seperti pencegah penolakan transpalansi, mengatasi penyakit autoimun dan mencegah hemolisis rhesus dan neonatus. Sebagian dari kelompok ini bersifat sitotokis dan digunakan untuk antikanker. Immunosupresan merupakan zat-zat yang justru menekan aktivitas sistem imun dengan jalan interaksi di berbagai titik dari sistem tersebut.

Continue reading “IMUNOSUPRESAN”

VAKSIN AKTIF

DITULIS OLEH SILVIA SAYUTI PUTRI
NIM : 1604015300
VAKSIN AKTIF
43. Produk semua
Vaksin merupakan galur virus atau bakteri yang telah dilemahkan dan dapat juga berbentuk organisme mati seperti protein, peptida, partikel seperti virus, dan sebagainya, sehingga tidak menimbulkan penyakit.
Vaksin akan mempersiapkan sistem kekebalan pada tubuh untuk mempertahankan diri terhadap serangan patogen tertentu, terutama bakteri, virus, atau toksin.

Continue reading “VAKSIN AKTIF”

AUTOIMUN

Nama : Imamul Akhyar
Nim : 1604015159

Kelas : 2J

AUTOIMUN

Autoimun adalah respon imun terhadap antigen jaringan sendiri yang disebabkan kegagalan mekanisme normal yang berperan untuk mempertahankan selftolerance sel B, sel T atau keduanya. Potensi autoimun ditemukan pada semua individu oleh karena limfosit dapat mengeskpresikan reseptor spesifik untuk banyak self antigen. Continue reading “AUTOIMUN”